Kontrak Operasional BTS 4G di Wilayah 3T Dilanjutkan

Selamat datang Katalog Green World di Website Kami! Ayam Susu, Hasil Inovasi Startup Agritech Pitik

Katalog Green World – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melanjutkan kontrak kerja sama dengan mitra sebelumnya untuk pengoperasian Base Transceiver Station (BTS) 4G di wilayah 3T atau tertinggal, perbatasan dan terluar sebagai upaya pemerataan infrastruktur digital nasional. “Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan kontrak pengoperasian dan pemeliharaan dengan mitra agar pengoperasian BTS 4G yang dibangun dan merupakan aset Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi atau BAKTI Kemenkominfo tetap berfungsi normal.” Dengan demikian, layanan sinyal website BTS yang telah didaftarkan akan “manfaat aset BAKTI Kemenkominfo dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi dalam keterangan resminya, Minggu, 3 Desember. Tahun 2023. Dikatakan bahwa peresmian kerja sama antar mitra terkait BAKTI Kemenkominfo sudah tertunda karena ada perkara pengadilan. yang terjadi pada pertengahan tahun ini. Namun setelah mengikuti beberapa rekomendasi dari Pokja BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika yang juga melibatkan Kejaksaan Agung (Kejagung), kontrak kerja sama bisa dilanjutkan. Pemerintah dan masing-masing konsorsium menunjuk wakilnya. Untuk konsorsium Paket 1 dan 2 dengan Fiberhome Partnership, Telkominfra dan MTD, diwakili oleh Deng Mingsong. Sedangkan Konsorsium Paket 3 dengan Lintasarta, Huawei dan Sei Partnership diwakili oleh Ginandjar Alibasjah. Terakhir, untuk konsorsium Paket 4 dan 5, IBS Partnership dan ZTE Indonesia diwakili oleh Makmur Jaury. Peresmian kerja sama antara Pemerintah dan konsorsium operator telekomunikasi berjalan lancar pada 1 Desember lalu. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyatakan, kelanjutan kerja sama ini sejalan dengan arahan Presiden. Joko Widodo agar Kementerian Komunikasi dan Informatika dapat melanjutkan program tersebut secara maksimal dan mampu menunjukkan hasil dari penggunaan alokasi anggaran. “Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, penggunaan anggaran harus sesuai prosedur dan memberikan manfaat yang sepadan kepada masyarakat. Prosedur itu wajib, tetapi yang menjadi pedoman adalah hasil, dan yang terpenting adalah dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, peresmian kerjasama ini merupakan bentuk upaya nyata memenuhi komitmen penyediaan layanan seluler 4G kepada masyarakat di wilayah 3T secara bertahap.” Kejaksaan Agung pun turut memberikan pendampingan untuk menyelesaikan proyek ini agar sesuai hukum. dan bebas dari penyimpangan sebagaimana dinyatakan pada saat penandatanganan kontrak”, tegasnya. Perlu adanya percepatan tindakan untuk mendorong perkembangan teknologi digital. Untuk mendorong perkembangan teknologi digital diperlukan percepatan tindakan dari seluruh pemangku kepentingan di berbagai sektor, termasuk telekomunikasi Katalog Green World 30 Januari 2024 Kontrak Operasional BTS 4G di Wilayah 3T Dilanjutkan

Kontrak Operasional BTS 4G di Wilayah 3T Dilanjutkan